|
|
|
|||
|
FORM IK 8.5.1.a-008
|
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Pendidikan : SMKN 5 Bandar Lampung
Mata
Pelajaran : Pendidikan Agama
Islam
Kelas/ Semester :
X/1 (Ganjil)
Alokasi
Waktu : 3 x 45 menit
Materi : Asmaul Husna
A.
Kompetensi
Inti:
1. Menghayati
dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Mengembangkan
perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan,
gotong royong, kerja sama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami,
menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah,
menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar
2.6 Menunjukkan sikap keluhuran budi, kokoh pendirian,
pemberi rasa aman, tawakkal dan prilaku adil sebagai implementasi dari
pemahaman Asmaul Husna (al-Kariim,
al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir)
3.5 Memahami makna Asmaul Husna (al-Kariim,
al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir
4.3.Berperilaku
yang mencontohkan keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi rasa aman, tawakal
dan perilaku adil sebagai implementasi dari pemahaman makna Asmaul Husna (al-Kariim,
al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir)
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Mampu menjelaskan makna Asmaul
Husna ( al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan
al-akhiir )
2. Mampu menunjukkan contoh perilaku: keluhuran
budi, kokoh pendirian, memberi rasa aman, tawakkal dan berperilaku adil.
3. Mampu menunjukkan sikap yang mencerminkan:
keluhuran budi, kokoh pendirian, memberi rasa aman, tawakkal dan berperilaku
adil.
4.
Mampu menceritakan
kisah teladan yang
mencerminkan: keluhuran budi, kokoh pendirian, memberi rasa aman, tawakkal dan
berperilaku adil.
D. Tujuan Pembelajaran
Diharapkan siswa mampu:
1. Menjelaskan makna Asmaul Husna ( al-kariim, al-mu’min,
al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir )
2. Menunjukkan contoh perilaku: keluhuran budi, kokoh pendirian, member rasa
aman, tawakkal dan berperilaku adil.
3. Menunjukkan sikap yang mencerminkan: keluhuran budi, kokoh pendirian,
member rasa aman, tawakkal dan berperilaku adil.
4. Menceritakan kisah teladan yang
mencerminkan: keluhuran budi, kokoh pendirian, member rasa aman, tawakkal dan
berperilaku adil.
E.
Materi Pembelajaran
1.
Memahami Makna Asmaul Husna ( al-kariim, al-mu’min,
al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir )
Asmaul husna terdiri atas dua kata, yaitu asma yang berarti nama - nama,
dan husna berarti baik atau indah. Jadi, asmaul husna dapat diartikan sebagai
nama - nama yang baik lagi indah yang di miliki oleh Allah SWT. Sebagai bukti
keagungannya.
Adapun dalil tentang Asmaul Husna :
وَلِلَّهِ
الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي
أَسْمَائِهِ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Artinya : “Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah
kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang
yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka
akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Q.S al Araf :
180)
Hadis Rasulullah saw. yang diriwayatkan
oleh Imam Bukhari
Artinya: “Dari Abu Hurairah ra.
sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya Allah Swt. mempunyai
sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu, barang siapa
yang menghafalkannya, maka ia akan masuk surga”. (H.R. Bukhari)
Al-Karim
Secara bahasa, al-Karim mempunyai
arti Yang Mahamulia, Yang Maha Dermawan atau Yang Maha Pemurah. Secara
istilah, al-Karim diartikan bahwa Allah Swt. Yang
Mahamulia lagi Maha Pemurah yang memberi
anugerah atau rezeki kepada semua makhluk-Nya. Dapat pula
dimaknai sebagai Zat yang sangat banyak memiliki kebaikan, Maha Pemurah,
Pemberi Nikmat dan keutamaan, baik ketikadiminta maupun tidak
Al-Mu’min
Al-Mu’min secara bahasa berasal dari
kata amina yang berarti pembenaran, ketenangan hati,
dan aman. Allah Swt. al-Mu’min artinya Dia Maha Pemberi rasa aman kepada semua makhluk-ya,
terutama kepada manusia. Dengan begitu, hati manusia menjadi tenang. Kehidupan
ini penuh dengan berbagai permasalahan, tantangan,
dan obaan. Jika bukan karena Allah Swt. yang memberikan
rasa aman dalam hati, niscaya kita akan senantiasa gelisah, takut, dan cemas.
Al-Wakil
Kata “al-Wakil” mengandung arti Maha
Mewakili atau Pemelihara. Al-Wakil (Yang Maha Mewakili atau Pemelihara),
yaitu Allah Swt. yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya,
baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhirat. Dia menyelesaikan segala
sesuatu yang diserahkan hambanya tanpa membiarkan apa pun terbengkalai.
Al-Matin
Al-Matin artinya Mahakukuh. Allah Swt.
adalah Mahasempurna dalam kekuatan dan kekukuhan-Nya. Kekukuhan
dalam prinsip sifat-sifat-Nya. Allah Swt. juga Mahakukuh dalam
kekuatan-kekuatan-Nya. Oleh karena itu, sifat al-Matin adalah kehebatan
perbuatan yang sangat kokoh dari kekuatan yang tidak ada
taranya. Dengan begitu, kekukuhan Allah Swt. yang memiliki rahmat dan azab
terbukti ketika Allah Swt. memberikan rahmat kepada hambahamba-Nya.
Al-Jāmi’
Al-Jāmi’ secara bahasa
artinya Yang Maha Mengumpulkan/Menghimpun, yaitu bahwa Allah Swt. Maha Mengumpulkan/Menghimpun segala sesuatu yang
tersebar atau terserak. Allah Swt. Maha Mengumpulkan apa yang dikehendaki-Nya
dan di mana pun Allah Swt. berkehendak. Penghimpunan ini ada berbagai macam
bentuknya, di antaranya adalah mengumpulkan seluruh makhluk yang beraneka
ragam, termasuk manusia dan lain-lainnya, di permukaan bumi ini dan kemudian
mengumpulkan mereka di padang mahsyar pada hari kiamat.
Al-‘Adl
Al-‘Adl artinya Mahaadil. Keadilan
Allah Swt. bersifat mutlak, tidakdipengaruhi oleh apa pun dan oleh siapa
pun. Keadilan Allah Swt. juga didasari dengan ilmu Allah Swt. yang MahaLuas.
Sehingga tidak mungkin keputusan-Nya itu salah. Al-‘Adl berasal dari
kata ‘adala yang berarti lurus dan sama. Orang yang adil adalah orang
yang berjalan lurus tidak berpihak kepada salah seorang yang
berselisih. Adil juga dimaknai sebagai penempatan sesuatu pada tempat yang
semestinya.
Al-Ākhir
Al-Ākhir artinya Yang Mahaakhir yang
tidak ada sesuatu pun setelah Allah Swt. Dia Mahakekal tatkala semua
makhluk hancur, Mahakekal dengan kekekalan-Nya. Adapun kekekalan
makhluk-Nya adalah kekekalan yang terbatas, seperti halnya
kekekalan surga, neraka, dan apa yang ada didalamnya. Surga adalah makhluk yang
Allah Swt. ciptakan dengan ketentuan, kehendak, dan perintah-Nya
F.
Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model Pembelajar : Discovery Learning
Metode : Ceramah, Diskusi,
Tanya jawab , dan Praktik
G.
Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke 1
|
Kegiatan
|
Deskripsi Kegiatan
|
Waktu
|
|
Pendahuluan
|
·
Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengucapkan
salam
·
Ketua kelas memimpin Do’a untuk menciptakan suasana religius dalam belajar
·
Guru memperhatikan kehadiran siswa dalam rangka membangun rasa peduli
lingkungan antara siswa dan guru
·
Memotivasi siswa dengan menanyakan kesiapan belajar
·
Guru melakukan apersepsi
·
Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai
·
Guru mempersiapkan media dan alat yang diperlukan
|
15 menit
|
|
Kegiatan Inti
|
a) Mengamati
·
Mencermati bacaan teks tentang Asmaul Husna(
al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir ).
·
Meyimak penjelasan materi di atas melalui tayangan
video atau media lainnya.
b)
Menanya (memberi stimulus agar
peserta didik bertanya)
·
Mengapa Allah memiliki nama yang begitu banyak?
·
Apa yang harus dilakukan oleh umat Islam terkait
nama-nama Allah yang indah itu?
c)
Mengumpulkan data/Mengexplorasi
·
Peserta
didik mendiskusikan makna dan contoh perilaku keluhuran budi, kokoh
pendirian, pemberi rasa aman, tawakal dan perilaku adil sebagai implementasi
dari pemahaman makna Asmaul Husna ( al-kariim,
al-mu’min, al-wakiil, al-matiin, al-jamii’,
al-‘adl dan al-akhiir )
d)
Mengasosiasi
·
Membuat kesimpulan tentang Asmaul Husna(
al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir ).
e)
mengkomunikasikan
·
Mempresentasikan /menyampaikan hasil diskusi tentang
Asmaul Husna( al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir ).
|
100
menit
|
|
Penutup
|
·
Guru bersama -
sama dengan peserta didik membuat rangkuman atau kesimpulan tentang materi
yang telah di bahas
·
Guru melakukan refleksi
terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan tentang proses maupun hasil yang di
capai
·
Guru melakukan penilaian
berkenaan dengan materi yang di bahas
·
Guru menutup pelajaran
dengan salam.
|
25 menit
|
Pertemuan ke 2
|
Kegiatan
|
Deskripsi Kegiatan
|
Waktu
|
|
Pendahuluan
|
·
Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengucapkan
salam
·
Ketua kelas memimpin Do’a untuk menciptakan suasana religius dalam
belajar
·
Guru memperhatikan kehadiran siswa dalam rangka membangun rasa peduli
lingkungan antara siswa dan guru
·
Memotivasi siswa dengan menanyakan kesiapan belajar
·
Guru melakukan apersepsi
·
Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai
·
Guru Melanjutkan materi yang diajarkan
pada pertemuan pertama
|
15 menit
|
|
Kegiatan Inti
|
a)
Mengamati
·
Mencermati bacaan teks tentang Asmaul Husna(
al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir ).
·
Meyimak penjelasan materi di atas melalui tayangan
video atau media lainnya.
b)
Menanya
(memberi
stimulus agar peserta didik bertanya)
c)
Mengumpulkan data/explorasi
a.
Peserta
didik mendiskusikan biografi Rasulullah dan Khulafaurrasyidin yang dikaitkan dengan
pengamalan Asmaul Husna( al-kariim, al-mu’min, al-wakiil,
al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan
al-akhiir )
d)
Mengasosiasi
Membuat
kesimpulan tentang Iman Kepada Allah melalui Asmaul Husna
e)
Mengkomunikasikan
Mempresentasikan /menyampaikan hasil diskusi tentang Iman Kepada Allah melalui Asmaul Husna
|
100
menit
|
|
Penutup
|
·
Guru meminta agar para peserta didik
sekali lagi membaca Asmaul Husna (
al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir ) sebagai penutup materi pembelajaran.
·
Guru meminta agar para peserta didik membiasakan
membaca dan menghafal Asmaul Husna
·
Guru menanyakan tentang proses belajar
·
Guru menugaskan membuat cerita singkat tentang tokoh di
Indonesia yang sudah berbuat dan mengamalkan sebagian dari asmaul husna( al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin,
al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir )
·
Guru melakukan refleksi
terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan tentang proses maupun hasil yang di
capai
·
Guru menutup pelajaran
dengan salam.
|
25 menit
|
Pertemuan ke 3
|
Kegiatan
|
Deskripsi Kegiatan
|
Waktu
|
|
Pendahuluan
|
·
Guru mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengucapkan
salam
·
Ketua kelas memimpin Do’a untuk menciptakan suasana religius dalam
belajar
·
Guru memperhatikan kehadiran siswa dalam rangka membangun rasa peduli
lingkungan antara siswa dan guru
·
Memotivasi siswa dengan menanyakan kesiapan belajar
·
Guru melakukan apersepsi
·
Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai
·
Menjelaskan
secara singkat materi yang akan diajarkan dengan kompetensi inti dan
kompetensi dasar serta indikator yang akan dicapai.
·
Melanjutkan
materi yang diajarkan pada pertemuan kedua
|
15 menit
|
|
Kegiatan Inti
|
a)
Mengamati
·
Mencermati bacaan teks tentang Asmaul Husna(
al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin, al-jamii’, al-‘adl dan al-akhiir ).
·
Meyimak penjelasan materi di atas melalui tayangan
video atau media lainnya.’
b)
Menanya
(memberi
stimulus agar peserta didik bertanya)
c)
Mengumpulkan data/explorasi
·
Masing-masing peserta didik mempresentasikan tokoh
dari Indonesia yang sudah mengamalkan sebagian dari Asmaul Husa sesuai dengan
yang ditugaskan
·
Guru mengamati perilaku keluhuran
budi, kokoh pendirian, pemberi rasa aman, tawakal dan perilaku adil melalui lembar pengamatan
di sekolah.
·
Guru berkolaborasi dengan orang tua untuk mengamati
perilaku keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi rasa
aman, tawakal dan perilaku adil di rumah.
d)
Mengasosiasi
Membuat
kesimpulan tentang Iman Kepada Allah melalui Asmaul Husna
e)
Mengkomunikasikan
Mempresentasikan
/menyampaikan hasil diskusi tentang Iman Kepada Allah melalui Asmaul Husna
|
100
menit
|
|
Penutup
|
·
Guru bersama -
sama dengan peserta didik membuat rangkuman atau kesimpulan tentang materi
yang telah di bahas
·
Guru melakukan refleksi
terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan tentang proses maupun hasil yang di
capai
·
Guru melakukan penilaian
berkenaan dengan materi yang di bahas
·
Guru menutup pelajaran
dengan salam.
|
25 menit
|
H.
Media Pembelajaran dan Sumber Belajar
1) Buku Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas X Kurikulum 2013
Internet
2)
Al Qur’an dan Terjemahannya
3)
LCD
B.
Penilaian Hasil Belajar
Tugas
·
Mengumpulkan data (gambar, berita, artikel tentang perilaku keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi rasa aman, tawakal dan perilaku
adil)
Observasi
·
Mengamati teman
sejawat tentang perilaku keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi
rasa aman, tawakal dan perilaku adil di lingkungan
sekolah, rumah maupun masyarakat melalui lembar pengamatan
·
Mengamati
pelaksanaan diskusi dengan menggunakan lembar observasi yang memuat:
-
Isi diskusi
-
Sikap yang
ditunjukkan saat pelaksanaan diskusi dan kerja kelompok
a.
Proses
LEMBAR PENGAMATAN PROSES
PEMBELAJARAN
|
No
|
Nama
Siswa
|
Keterampilan
Proses
|
Nilai
|
||||
|
Mengamati
|
Menanya
|
Eksplorasi
|
Asosiasi
|
Komunikasi
|
|||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.
1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
2
|
|
|
|
|
|
|
|
b.
Penilaian Diri
Petunjuk:
Isilah dengan tanda (v) sesuai dengan kenyataan dan pengalaman kalian secara
jujur!
LEMBAR PENILAIAN DIRI
Nama : ……………
Kelas : ……………
|
No
|
Kriteria
|
Jawaban
|
|
|
Ya
|
Tidak
|
||
|
1.
|
Saya tidak suka berbohong
|
|
|
|
2.
|
Saya tidak suka berkata-kata kotor
|
|
|
|
3.
|
Saya tidak suka mencemooh/menghina teman
|
|
|
|
4.
|
Saya tidak pernah mengecewakan/melawan orang tua
|
|
|
|
5.
|
Saya selalu sabar jika didzolimi orang lain
|
|
|
|
6.
|
Saya tidak gampang terpengaruh orang lain
|
|
|
|
7.
|
Saya tidak suka tawuran dan pergaulan bebas
|
|
|
|
8.
|
Saya tidak suka teman yang mempengaruhi orang lain untuk
berbuat perbuatan tercela
|
|
|
|
9.
|
Saya tidak akan
menghajar orang yang menghina teman saya
|
|
|
|
10.
|
Saya suka
bekerja keras
|
|
|
|
11.
|
Saya selalu
berdoa kepada Allah sebelum melakukan sesuatu
|
|
|
|
12.
|
Saya selalu
meminta yang terbaik kepada Allah setelah mendirikan shalat
|
|
|
|
13.
|
Saya tidak mau
memecah belah umat
|
|
|
|
14.
|
Saya menghargai
perbedaan dalam kehidupan
|
|
|
|
15.
|
Saya selalu
berusaha untuk adil
|
|
|
|
Jumlah
(a,b)
|
|
|
|
|
Jumlah
skor (ax2)+(bx1)
|
|
||
|
Nilai
((Jml Skor:30)x100)
|
|
||
Tes
tulis
·
Tes kemampuan
kognitif dengan menjawab soal-soal pilihan ganda dan uraian tentang Asmaul Husna ( al-kariim, al-mu’min, al-wakiil, al-matiin,
al-jamii’,al-‘adl dan al-akhiir )
|
No.
|
Butir
– butir Soal
|
Kunci
Jawaban
|
|
1.
|
Jelaskan makna al-Kariim!
|
Al-karim artinya maha mulia
|
|
2.
|
Jelaskan makna al-Mu’min!
|
Al-mumin artinya maha memberi keamanan
|
|
3.
|
Jelaskan makna al-Wakiil!
|
Al-wakiil artinya maha menggantikan/mewakili
|
|
4.
|
Jelaskan makna al-Matiin!
|
Al-matiin artinya maha kokoh
|
|
5.
|
Jelaskan makna al-Jaami’!
|
Al-jami artinya maha mengumpulkan
|
|
6.
|
Jelaskan makna al-‘Adl!
|
Al-adl artinya maha adil
|
|
7.
|
Jelaskan makna al-akhir!
|
Al-akhir artinya maha akhir/belakangan
|
Bandar Lampung, Nov 2017
Guru PAI Mahasiswa PAI
SMKN 5 Bandar Lampung UIN Lampung
Fifti Umrawati, S.Ag Rahma Nur Rani
NIP. 196410141986032 NPM.
1411010167
Waka
Kurikulum
Drs.
Rusdi HS, MT
NIP.
196308011989031006